Sepertinya sekarang ini jadi pencarian arah buat saya, dan sejauh ini saya cuma bisa menyimpulkan pasti bahwa saya memang cuma suka berkreasi. Sifatnya kreatif, bukan ke arah manajemen atau koordinasi selayaknya produser. Sebatas perencanaan saya masih enjoy, tapi begitu mulai masuk ke persiapan makin kelihatan bahwa produserial bukan bidang utama saya. Entah kenapa tanda-tandanya begitu. Beda dengan istri saya yang memang dari awalnya assistant producer untuk PH, dan sekarang pun jadi event producer. Saya bisa sebagai co-producer, tapi untuk jadi producer, rasanya saat ini saya sudah nggak minat untuk mencoba.
Mendingan konsen aja ke sisi kreatif, dan kembali melakukan yang saya lakukan, menulis dan merancang cerita.










Salam kenal mas Raya.
Saya salut banget sama perjuangan Mas Raya di dunia film. Sekaligus mampu untuk menyemarakkan dunia perfilm-an di indonesia ini.
Saya masih pemula dalam bidang film mas, saya baru terlibat dalam pembuatan film pendek, dan video clip band indie.
Kendala saya selama ini adalah kru yang sedikit, alat yang kurang, dan aktor yang tidak mumpuni.
Saya sekarang banyak mendevelop cerita berbagai genre mas, ada yang islami, cinta remaja, film politik, action, thriller, komedi. Namun saya belum menemukan production house atau produser yang tepat untuk cerita film ini.
Mungkin sekiranya Mas Raya punya solusi untuk permasalahan saya ini ?
Terima kasih mas.
Saya tunggu jawabannya di postingan blog ini, atau ke email saya mas, di amrulbox@gmail.com
Salam, mas Amrul
Kalau saya bilang saya tahu solusinya, saya bohong karena buktinya saya juga masih berjuang modal ngotot, hehehe. Intinya cuma coba main sana-sini, kenal si A si B dalam konteks langsung ya, bukan online. Singkatnya, selain nyoba kenal industrinya, modal utama tuh satu: teman. Kayaknya sih di mana-mana modal indie film maker ya itu, bantuan ‘teman’.
Terima Kasih mas atas jawabannya
Semoga sukses terus ya mas
Hi, saya suka dengan blog yang memakai template Mistylook, salam kenal..